Detail Kompetensi Keahlian yang di TEFA

Mekanisasi Pertanian

Sabtu, 14 Maret 2026 13:56 WIB
  7 |   -


PROGRAM TEACHING FACTORY 

 SMK NEGERI 1 PEUREULAK
TAHUN 2025


Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga pendidikan formal yang memiliki peran strategis dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten, terampil, dan siap memasuki dunia kerja maupun dunia usaha. SMK diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Era globalisasi memberikan peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan, khususnya SMK. Dampak positif globalisasi membuka kesempatan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk industri dan dunia usaha, sehingga memungkinkan transfer teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, dampak negatifnya adalah meningkatnya persaingan tenaga kerja, baik di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, SMK dituntut untuk mampu menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan kompetitif, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, maupun karakter.

Pembelajaran di SMK harus dilaksanakan secara kontekstual dan berbasis praktik, sehingga peserta didik memperoleh pengalaman nyata yang relevan dengan dunia kerja. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tersebut adalah melalui penerapan program Teaching Factory (TEFA). Teaching Factory merupakan konsep pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan pembelajaran dengan proses produksi atau layanan yang sesuai dengan standar industri, sehingga peserta didik dapat belajar dalam suasana kerja yang sesungguhnya.

SMKN 1 Peureulak telah mengembangkan program Teaching Factory dengan produk unggulan berupa Edu Wisata Anggur. Program ini merupakan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan kompetensi agribisnis, kewirausahaan, dan pelayanan wisata edukatif. Melalui Edu Wisata Anggur, peserta didik tidak hanya belajar tentang teknik budidaya tanaman anggur, tetapi juga mempelajari proses produksi, perawatan, pengelolaan usaha, pelayanan pengunjung, serta pemasaran produk.

Program Teaching Factory Edu Wisata Anggur di SMKN 1 Peureulak menjadi sarana pembelajaran berbasis produksi (Production Based Training) dan berbasis kompetensi (Competency Based Training) yang dilaksanakan sesuai dengan prosedur kerja nyata di lapangan. Program ini juga menjadi media untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan peserta didik, meningkatkan keterampilan kerja, serta membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme.

Selain itu, Teaching Factory Edu Wisata Anggur juga menjadi bentuk sinergi antara sekolah dengan masyarakat dan dunia usaha, serta berperan sebagai pusat pembelajaran, produksi, dan edukasi. Program ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, mandiri, dan siap bekerja maupun berwirausaha, khususnya di bidang agribisnis dan agrowisata.

Dengan demikian, penerapan Teaching Factory melalui Edu Wisata Anggur di SMKN 1 Peureulak merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kompetensi peserta didik, serta mendukung terciptanya lulusan yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).